Kamis, 28 November 2013

Download Patch V 2.0.4 Aplikasi Dapodikdas




Installer atau Patch terbaru dari aplikasi Dapodikdas dapat didownload
Installer atau Patch resmi terbaru dari aplikasi Dapodikdas dapat didownload.
Saat ini yang dinanti-nanti operator sekolah adalah Patch v 2.0.4 untuk memperbarui aplikasi Dapodikdas. Seperti yang sudah banyak diketahui, pada aplikasi Dapodikdas versi v 2.0.3 masih ditemukan kekurangan, khususnya untuk sinkronisasi data aplikasi Dapodikdas dengan server pusat pendataan yang selalu gagal.

Masalah sulitnya sinkronisasi ini menyebabkan data yang sudah dimasukan oleh operator sekolah ke aplikasi Dapodikdas tidak segera terkirim server Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Padahal sesui dengan edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar batas akhir pengiriman data adalah 30 November 2013.

Semakin mepetnya waktu dan permasalahan pada aplikasi Dapodikdas belum teratasi membuat pihak Tim Dapodikdas Pusat mengeluarkan pengumuman di grup resminya Info Pendataan Ditjen Dikdas. Dalam status tersematkan di grup tersebut ditulis untuk batas waktu pengiriman Dapodik akan ada penyesuaian kembali. Segera diterbitkan kembali surat edaran dirjen terkait penyesuaian kembali batas waktu pengiriman.

Dikabarkan pula, aplikasi dapodikdas versi 2.0.4 akan segera dirilis, saat ini dalam proses final testing dan bundling installer. Proses sinkronisasi baru dapat dilakukan di aplikasi Dapodikdas versi 2.0.4. "pastikan versi aplikasi yang digunakan v.2.0.4, segera update dengan menggunakan patch v 2.0.4 , jika belum pernah entri gunakan installer baru v 2.0.4" tulis Yusuf Rokhmat.

Jika installer Dapodikdas v 2.0.4 atau Patch v 2.0.4 sudah dirilis oleh Tim pengembang aplikasi Dapodikdas pusat, maka aplikasi tersebut dapat didownload di laman http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/unduh. Yang harus segera dilakukan oleh sekolah adalah melengkapi data di aplikasi Dapodikdas dan memastikan tidak ada data yang invalid. Saat aplikasi Dapodikdas v 2.0.3 resmi dirilis segera download dan instal Patch v 2.0.4.

Sumber: SD

Minggu, 24 November 2013

Belum Punya NISN, Otomatis Akan Ada di Dapodik

Belum Punya NISN, Otomatis Akan Ada di Dapodik

Penomoran NISN oleh PSDP menggunakan pendataan Dapodik.
Penomoran NISN oleh PSDP menggunakan pendataan aplikasi Dapodik.
Bagi siswa yang belum memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), tidak perlu lagi mengajukan NISN secara manual melalui dinas pendidikan kabupaten/kota. Mekanisme penomoran NISN akan terintergasi menggunakan sistem aplikasi pendataan Dapodik.

Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Pusat data dan Statistik Pendidikan (PSDP) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 9889/P3/LL/2013. "Mekanismenya melalui pendataan individu peserta didik menggunakan aplikasi info pendataan dikdas (Dapodik)".

Penomoran NISN bagi siswa baru kelas 1 Sekolah Dasar akan terintergasi dengan pendataan data pokok pendidikan dasar, Aplikasi Dapodikdas. Data peserta didik yang dientri masing-masing sekolah lewat aplikasi dapodik dan diterima oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar akan divalidasi dan diverifikasi terlebih dahulu sebelum pemberian nomor NISN baru.

NISN merupakan kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah se-Indonesia. Hasil dari proses pemberian NISN oleh PSDP tersebut ditampilkan secara terbuka dalam batasan tertentu melalui situs http://nisn.data.kemdiknas.go.id

Jumat, 22 November 2013

DAPODIK HELPER

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Met malam kawan-kawan Operator yang masih begadang di depan Laptop masing masing.
Niatnya malam ini pingin tidur cepat, apa daya Dapodikdas masih mengganjal dipikiran.

Tempo hari, pertama kali ngerjain Dapodikdas 2013 di salah satu SD, pas lihat tampilannya bingung juga kita. Soalnya gak ada menu Back-up Local seperti aplikasi yang lalu. langsung kepikiran "ini kalau laptopnya diinstal ulang, gimana balikkan datanya?"
Alhamdulillah, benar kejadian. Data yang tinggal sinkronisasi hilang begitu saja. Alhasil mengulang kembali ngerjain Dapodikdasnya.

Nggak ingin terulang untuk kedua kalinya, harus cari solusinya nih.
Akhirnya nemu yang kayak gini :

Cara Membackup DAPODIKDAS 2013 

  1. Pastikan data dapodikdas_nya sudah lengkap dan benar dahulu dan tidak dirubah-rubah lagi.
  2.  di laptop lama,  klik start > services.msc (diketik dipencarian) > enter > DapodikdasDB (klik kanan pilih Stop) > DapodikdasWebSrv (klik kanan pilih Stop).
  3. Buka Local Disk (C:) Program Files>Dapodikdas Nah, Copy Folder Dapodikdas ke dalam Flashdisk.
  4. Selanjutnya apabila akan dikerjakan di laptop baru ato Computer Sekolah / Rumah: Instal Aplikasi Dapodikdas 2013 ke Laptop/PC yang baru sama seperti menginstal sebelumnya (copy dahulu data prefill ke C). Setelah instal kemudian register dan login. Apabila sukses, data yang muncul pada waktu login adalah data awal sebelum kita mengisi data apa pun,,, sebab data yang pernah kita isikan belum kita pindahkan….
  5. Cara memindahkan data yang telah kita simpan dalam flashdisk tadi adalah logout dahulu dari aplikasi, setelah keluar... klik start > services.msc (diketik dipencarian) > enter > DapodikdasDB (klik kanan pilih Stop) > DapodikdasWebSrv (klik kanan pilih Stop).
  6. Kemudian buka flashdisk, copy folder file Dapodikdas yang telah kita copy dari laptop yang lama, paste kan ke Local Disk (C:) Program Files (Klik kanan Paste File Dapodikdas ke dalam Program Files). Proses penggantian Folder Dapodikdas akan berjalan klik saja yes untuk menimpa file yang baru diinstal tadi.
  7. Kemudian, klik Start>services.msc>DapodikdasDB (klik kanan pilih start) DapodikdasWebSrv (klik kanan pilih start)
  8. Restart ulang Laptop/PC nya. Selesai

Kemudian dengan modal nekad, dengan taruhan mengulang Dapodikdas. saya uji coba cara tersebut di atas.
Alhamdulillah berhasil.
Akan tetapi cara tersebut memiliki sedikit kekurangan, dikarenakan memerlukan waktu sedikit lama dan memory yang agak besar.

Akhirnya setelah mencari sana-sini, ketemu deh ama Aplikasi yang gunanya untuk membackup dan merestore data Dapodikdas 2013, dan inilah dia :
DAPODIK HELPER





Yang berkenan silahkan ambil disini 
Terimakasih dan semoga bermanfaat.


Selasa, 19 November 2013

Orang-orang Yang Terlibat Dalam Sistem Dapodik

Orang-orang Yang Terlibat Dalam Sitem Dapodik
Sistem pendataan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) melibatkan banyak orang mulai dari pusat sampai daerah. Dapodik yang digagas oleh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (P2TK Dikdas) mulai diterapkan tahun 2012. Sebagai upaya untuk menjaring data  3 data utama yaitu terkait peserta didik, tenaga kependidikan (guru), dan satuan pendidikan (sekolah). Berikut adalah orang-orang yang terlibat agar sistem Dapodik sukses dijalankan.

  • Guru
Guru sebagai orang yang paling tahu data di lapangan, baik terkait dengan data peserta didiknya, sarana dan prasarana kelas, serta data tentang dirinya sendiri. Data-data itulah yang akan diberikan kepada Operator Sekolah untuk dimasukan ke Aplikasi Dapodik dan kemudian diunggah ke server pusat Dapodik. Guru juga harus aktif untuk mengecek datanya yang sudah terekam di P2TK Dikdas.

  • Kepala Sekolah
Kepala sekolah sebagai penanggung jawab terhadap kelengkapan dan kebenaran data yang diunggah. Kepala sekolah memberikan informasi terkait guru (pembagian jam mengajar) dan keadaan sekolah, mengenai sarana dan prasarana sekolah beserta kondisinya. Kepala sekolah menugaskan salah seorang tenaga di sekolahnya untuk menjadi Operator Dapodik Sekolah.

  • Operator Sekolah
Operator sekolah sebagai orang terpenting sistem Dapodik, mereka mengumpulkan semua data yang harus dimasukan ke Aplikasi Dapodik. Data yang sudah selesai dimasukan, kemudian diunggah secara online. Selain itu, mereka memastikan data sudah terkirim dan benar. Operator sekolah selain memerlukan pedampingan dari guru atau kepala sekolah, juga harus diberikan fasilitas dalam menjalankan tugasnya.

  • Operator Dinas Pendidikan Kab/Kota
Operator Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota memberikan pelatihan pada operator sekolah tentang teknis pelaksanaan pendataan di sekolah.Operator Dinas Pendidikan Kab/Kota juga membantu perbaikan data, misalnya; memperbaiki NUPTK, mutasi jabatan antar Kab/Kota, alih jabatan (Guru ke Pengawas), konversi bidang studi sertifikasi, mengajukan penambahan jam di luar dikdas, mengusulkan penerbitan Surat Keputusan (SK) tunjangan guru.

  • Operator Pusat (P2TK Dikdas)
Operator Pusat memiliki peran dalam approval (persetujuan) perbaikan data kelulusan sertifikasi. Operator pusat akan melakukan verifikasi sebelum mengabulkam permohonan dari Operator Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk perbaikan data. Menerbitkan SK bagi guru yang telah memenuhi syarat menerima tunjangan.

Data dalam Dapodik harus lengkap, wajar dan benar. Dapodik telah ditetapkan sebagai acuan bagi pengambilan kebijakan. Ini sesuai dengan Instruksi Mendikbud Nomor 02 Tahun 2011, bahwa hasil Dapodik menjadi satu-satunya sumber (acuan) data pendidikan dalam pelaksanaan kegiatan dan pengambilan keputusan atau kebijakan pendidikan.

Sumber: Sekolah Dasar
Batas Akhir Pengiriman Data Dapodikdas 2013

Data Dapodikdas selambat-lambatnya dapat diterima pada 30 November 2013
Data sekolah selambat-lambatnya dapat diterima pada 30 November 2013.
Berdasarkan surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar tanggal 1 Oktober 2013 tentang Percepatan Proses Data Pokok tahun pelajaran 2013/2014, batas akhir pengiriman data pokok pendidikan dasar melalui Aplikasi Dapodikdas adalah 30 November 2013.

"Data sekolah selambat-lambatnya dapat diterima oleh server Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar pada tanggal 30 November 2013." bunyi salah satu point dalam surat edaran dengan nomor 3539/C/PR/2013.

Surat edaran yang yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia itu memuat beberapa poin penting dalam rangka untuk mempercepat penjaringan data pokok pendidikan dasar tahun 2013.

Setiap sekolah diminta supaya segera melakukan entri data bagi yang belum mengirimkan datanya pada tahun 2012/2013. Bagi yang sudah mengentri data tahun lalu, agar segera melakukan update data sekolah tahun pelajaran 2013/2014 mulai tanggal 2 Oktober 2013.

Hasil penjaringan data Dapodikdas, akan segera digunakan untuk perencanaan pengalokasian dan dasar bantuan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), BSM (Bantuan Siswa Miskin), DAK (Dana Alokasi Khusus), Rehabilitasi Sekolah, Tunjangan Guru, Bantuan Sarana dan Prasarana Sekolah, serta bantuan program lainnya.

Sumber: Sekolah Dasar

Senin, 18 November 2013

Cara Backup Data di Aplikasi Dapodikdas 2013
Cara backup dan cara merestor (mengembalikan data) Dapodikdas.
Cara backup dan cara merestor (mengembalikan data) Dapodikdas.
Pada Aplikasi Dapodikdas 2013 berbeda dengan aplikasi sebelumnya, aplikasi terbaru ini tidak disediakan fitur untuk membackup file data. Salah satu kelemahannya adalah semisal, jika komputer / laptop rusak atau terkena virus menyebabkan data hilang dan harus mengentri ulang semua data ke Aplikasi Dapodikdas 2013.

Untuk mengatasi masalah tersebut, seorang operator sekolah, Darda A. Manaf di Grup Info Pendataan Ditjen Dikdas berbagi pengalamannya cara membackup data di Aplikasi Dapodikdas 2013. Berikut tutorial yang dikutip dari file yang telah diunggahnya di grup facebook resmi Data Pokok Pendidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud.

Untuk membahas masalah ini biar tidak mengalami kebingungan akan dibagi pembahasan ini menjadi 2 bagian yaitu cara backup dan cara merestor (mengembalikan data), jadi harap baca dengan sabar dan maaf kalau loadingnya menjadi sedikit lama karena didalam artikel ini berisi gambar-gambar.

Pembahasan Pertama: Cara Backup Data Dapodikdas
1. Anda tekan tombol windows bersamaan dengan tombol R (W+R)
2. Setelah Anda menekan tombol windows bersamaan dengan tombol R selanjutnya akan muncul tab search. Pada kolom search tab tersebut anda ketikkan "services.msc" lalu klik OK




3. Setelah anda klik OK, maka selanjutnya akan muncul tab services,
Coba Anda cari file bertuliskan Dapodikdas.DB dan DapodikdasWebSrv kemudian klik, lalu hentikan aktivitas kedua file tersebut dengan mengklik tombol Stop.
Dapodikdas.DB => klik stop
DapodikdasWebSrv => klik stop


4. Setelah Anda mengklik stop (menghentikan aktifitas) kedua file tersebut, Anda masuk ke sistem C => Program file => Dapodikdas. Lalu Anda Copy folder Dataweb dan Data base kemudian paste / simpan kedua folder itu ke flasdisk atau sistem D maupun E.


5. Untuk ini tahap Backup Anda sudah selesai.

Pembahasan Kedua: Cara Restor Data di Dapodikdas
Setelah anda membackup data seperti cara diatas selanjutnya Anda pasti bertanya-tanya bagaimana cara mengembalikan data Dapodikdas yang sudah kita backup tersebut. Silahkan ikuti langkah-langkahnya

1. Klik tombol windows + R lalu pada kotak search ketikkan "services.msc". Kemudian matikan dua file DapodikdasDB dan DapodikdasSrv dengan mengklik tombol stop. (Lihat cara 1, 2 dan 3 dipembahasan Cara membackup dapodikdas diatas).

2. Setelah Anda menghentikan aktivitas dua file DapodikdasDB dan DapodikdasSrv, lalu anda buka kembali hasil backup dapodikdas anda (yaitu folder database dan dataweb di flasdiks) lalu pastekan kedua folder tersebut di Sistem C => Program file => Dapodikdas


3. Setelah Anda melakukan tahap 2 diatas, selanjutnya Anda jalankan kembali dua file DapodikdasDB dan DapodikdasSrv, caranya yaitu:
Klik tombol windows + R lalu pada kotak search ketikkan "services.msc", kemudian hidupkan dua file DapodikdasDB dan DapodikdasSrv dengan mengklik tombol "Star atau play atau tergantung masing-masing windows yang Anda gunakan. Intinya kedua file DapodikdasDB dan DapodikdasSrv itu dijalankan  atau diaktifkan kembali.


4. Sekarang coba login di Aplikasi Dapodikdas Anda dan lihat hasilnya.



Sumber: Sekolah Dasar

BELAJAR APLIKASI DAPODIKDAS 2013

Senin, 18 November 2013

Belajar Aplikasi Dapodikdas 2013


Assalamu'alaikum rekan Operator. 
Alhamdulillah kali pertama belajar buat blog sendiri.
 
 
 
Setelah masa berkenalan dan PDKT dengan Aplikasi Dapodikdas 2013, ternyata semakin menarik saja untuk mendalami lebih jauh tentang aplikasi dapodik 2013 yang terus berkembang yang saat ini sudah pada versi 2.0.3. Adanya perbedaan dengan aplikasi dapodik sebelumnya, maka diperlukan sumberdaya dan kemampuan untuk menggunakannya. Mulai dari mempersiapkan perangkat komputer dengan spesifikasi khusus, pengenalan dan pemahaman dalam penggunaan aplikasi, hingga proses sinkronisasi data.

Aplikasi dapodikdas 2013 tetap berdasarkan pada 3 entitas data yaitu data sekolah, data peserta didik dan data pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Pada aplikasi dapodikdas 2013, perincian modul dan kolom data tersebut diperjelas dengan menampilkan menu utama yaitu Beranda, Sekolah, Peserta Didik, PTK, Sarpras, dan Rombongan Belajar. Data pada menu-menu tersebut semuanya penting dan dapat mempengaruhi satu sama lain. Sebagian besar data sudah tersedia pada data prefill dapodik 2012, jadi operator hanya melengkapi dan memperbaharui data. Dalam proses pengisian dan pembaharuan data sebaiknya dilakukan secara berurutan, dengan skala prioritas agar mudah, cepat dan lengkap.

Seperti yang saya ungkapkan sebelumnya bahwa Dapodikdas 2013 dengan aplikasi baru pasti ada masalah baru, maka cermati sebelum melangkah lebih jauh dalam mengisi data aplikasi dapodik 2013. Masalah yang ada dapat dijadikan bahan pelajaran untuk mempelajari aplikasi dapodik 2013. Di awal tugas operator dapodik 2013 sebenarnya adalah menyelesaikan PR dari data yang harus dilengkapi dan diperbaharui. Langkah awal yang dilakukan operator sekolah dalam mengisi aplikasi dapodikdas 2013 antara lain :
  1. Melakukan validasi data, lihat hasil validasi, ada berapa data invalid yang harus diperbaiki (bertanda seru)
  2. Lakukan perbaikan terlebih dahulu pada data invalid pada hasil validasi
  3. Berdasarkan hasil validasi, mulailah mengisi data, melengkapi data secara berurutan
  4. Selalu cek jumlah data invalid, pastikan terus berkurang hingga benar-benar bersih dan jumlah data invalid = 0
  5. Setelah data invalid kosong, mulailah melengkapi data secara rinci dari masing-masing menu utama aplikasi dapodik 2013
  6. Segera lakukan sinkronisasi awal. Untuk melakukan sinkronisasi harus bebas dari data invalid, jika masih ada data invalid lanjutkan pengisian data.
  7. Jika berhasil melakukan sinkronisasi awal, maka untuk sementara kita berhasil menyelamatkan data dan menyimpan hasil pekerjaan pendataan dapodik 2013 sekaligus memperbaharui data prefill dapodik.

Karena sebenarnya tujuan utama pendataan dapodikdas 2013 adalah :
  • Melakukan update data dapodikdas untuk tahun 2013/2014
  • Memperbaiki, melengkapi, dan memperbaharui data sekolah, data peserta didik, dan data PTK
  • Meregistrasi peserta didik
  • Meregistrasi PTK dengan melakukan penugasan PTK
  • Meningkatkan kualitas data dapodikdas 2013.
Demikianlah tips menggunakan dan mengisi data aplikasi dapodik 2013, karena masih banyak data yang harus dilengkapi, telitilah dan berhati-hatilah dalam menggunakan aplikasi dapodik 2013. Semoga bermanfaat dan salam operator.
(copas from rodajaman)